Personel Polisi Ditambah Amankan Laga PSIR vs Persiku

4 Des

REMBANG – Kepolisian Resor Rembang akan menambah jumlah personel keamanan 25 persen lebih banyak untuk mengamankan pertandingan PSIR Rembang melawan Persiku Kudus dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2010/1011 di Rembang, Senin (6/12).

Kapolres Rembang AKBP Kukuh Kalis Susilo di Rembang, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan jumlah personel keamanan yang dikerahkan pada pertandingan sebelumnya sebanyak 196 orang, namun dalam duel tim bertetangga itu ditambah menjadi 250 orang.

Ia mengatakan penambahan personel hingga 25 persen itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan saat kedua tim berlaga.

Saat PSIR Rembang menjamu PS Barito Putra Kalimantan Selatan, kepolisian mengerahkan 196 personel, terdiri polisi, polisi pamong praja, dan anggota Brimob. “Dalam catatan kami, dari beberapa kali pertandingan, baik di kandang PSIR maupun Persiku, permainan hampir selalu diwarnai ketegangan menjurus rusuh. Kami pun harus siap mengantisipasi segala kemungkinan itu,” katanya menambahkan.
Baca lebih lanjut

Iklan

Manajemen Berikan Bonus Rp50 Juta Untuk PSIR

27 Nov

REMBANG – Manajemen PSIR Rembang memberikan bonus sebesar Rp50 juta untuk Laskar Dampo Awang (julukan PSIR) atas keberhasilannya mengalahkan PS Barito Putra, Kalimantan Selatan (1-0) dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2010/2011, Sabtu petang.

“Sebagaimana janji kami sebelumnya, bonus Rp50 juta ini kami berikan untuk tim (tidak termasuk pelatih) untuk kemenangan PSIR atas PS Barito Putra,” kata Manajer PSIR, Sumadi H.S di Rembang, Jawa Tengah.

Menurut Sumadi, meskipun timnya hanya mampu menang 1-0 atas tamunya PS Barito Putra, bonus tersebut tetap harus diberikan sebagai bentuk apresiasi.

“Kami memang sudah mempersiapkan bonus bagi tim jika berhasil menang. Tidak hanya saat melawan PS Barito Putra, tapi juga dengan tim lain baik partai kandang maupun tandang,” katanya.
Baca lebih lanjut

PSIR Kalahkan PS Barito Putra 1-0

27 Nov

REMBANG – PSIR Rembang berhasil mengalahkan PS Barito Putra, Kalimantan Selatan, dengan skor 1-0 (0-0) dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2010/2011 di Stadion Krida Rembang, Sabtu petang.

Gol tuan rumah dicetak oleh striker PSIR, Erpina, pada menit ke-70 memanfaatkan kelengahan pemain belakang PS Barito Putra.

Pertandingan yang dipimpin wasit Rahmat Hidayat dari Yogyakarta tersebut berlangsung keras dan cenderung kasar. Bahkan, usai PSIR unggul, pemain kedua tim beberapa kali bersitegang.

Akibatnya, pada pertandingan yang disaksikan lebih dari 6.000 penonton tersebut, wasit mengeluarkan lima kartu kuning, tiga untuk pemain PSIR dan dua untuk PS Barito Putra. Adapun tiga kartu kuning untuk PSIR dijatuhkan wasit kepada M. Jupri, Erfina, dan Zaenal Abidin. Sementara dua kartu kuning bagi PS Barito Putra dikeluarkan wasit untuk Sugeng Wahyudi dan Guntur Riyadi.
Baca lebih lanjut

Barito Putra Incar Satu Poin di Rembang

27 Nov

REMBANG – PS Barito Putra Kalimantan Selatan mengincar satu poin atau hasil seri ketika menghadapi tuan rumah PSIR Rembang dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2010/2011 di Stadion Krida Rembang, Sabtu (27/11).

Pelatih PS Barito Putra, Salahudin, di Rembang, Jawa Tengah, Jumat, mengatakan target memperoleh hasil seri itu realistis, sebab anak asuhnya bermain di kandang lawan.

“Meskipun demikian, bukan berarti kami tidak ingin menang. Kemenangan adalah tekad setiap tim,” katanya.

Ia juga mengatakan, tidak kebobolan pada menit-menit awal pertandingan akan menjadi sarana paling ampuh untuk menjaga mental bertanding anak asuhnya.

Sebab, mantan pemain Timnas Indonesia di Sea Games XVI Manila 1991 tersebut menyebut PSIR sebagai salah satu tim tangguh di grup III.

“Kami mengandalkan kolektivitas, semangat, dan kerja keras tim untuk menahan gempuran serangan anak-anak PSIR, sekaligus mewujudkan target bermain imbang,” katanya.
Baca lebih lanjut

Rembang Siap Ikuti Kompetisi Antarklub

27 Nov

REMBANG – Kabupaten Rembang menyatakan siap mengikuti kompetisi sepak bola antarklub tingkat Jawa Tengah yang disponsori oleh PT Liga Primer Indonesia (LPI) pada 16-27 Desember 2010 di Kota Semarang.
“Kami akan segera membentuk manajemen Rembang Football Club sebelum melakukan temu teknis dengan penyelenggara kompetisi pada 8 Desember 2010,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Disbudparpora Kabupaten Rembang, Zamil di Rembang, Jumat.

Ia menjelaskan, perhelatan kompetisi sepak bola antarklub tingkat Jateng tersebut tidak akan mengganggu jalannya kompetisi Divisi Utama musim 2010/2011 yang sedang berjalan.

“Mereka yang bisa bermain di kompetisi sepak bola antarklub tersebut adalah pemain dengan usia maksimal 21 tahun. Pemain Rembang FC diambil dari sebagian PSIR U-21 dan pemain hasil seleksi dari tiap klub di Kabupaten Rembang,” katanya.
Baca lebih lanjut

Jelang Jamu Barito, Ngana Berulah

27 Nov

REMBANG – Striker Gervais Ngana berulah jelang laga kandang perdana tim PSIR menghadapi Barito Putra di Stadion Krida Rembang, Sabtu (26/11) sore ini.

Striker asal Kamerun itu tidak terlihat di antara para awak skuad Laskar Dampo Awang pada latihan terakhir, pagi kemarin.

Manajer tim PSIR Sumadi HS mengungkapkan, mantan penyerang Persipasi Bekasi itu mengaku sakit dan sedang berobat ke Semarang. ’’Namun manajemen sampai saat ini belum menerima pemberitahuan langsung dari Ngana. Kami hanya dapat kabar dari pelatih. Semestinya dia mengajukan izin untuk berobat, apalagi ke luar kota,’’ tandas Sumadi.

Dia menambahkan manajemen akan meneliti lebih lanjut mengenai persoalan tersebut. ’’Dia (Ngana) harus bisa menunjukkan rekam medis kalau benar-benar periksa kesehatan di Semarang. Kalau tidak bisa, apa boleh buat, dia akan kami beri sanksi,’’ tuturnya.
Baca lebih lanjut

PSIR Targetkan Kemenangan

26 Nov

REMBANG – Manajemen PSIR Rembang menargetkan kemenangan saat menjamu tamunya, PS Barito Putra Kalimantan dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama musim 2010/2011 di Stadion Krida Rembang, Sabtu (27/11).

“Saat bermain kandang tidak ada target lain, kecuali menang atau merebut poin penuh. Berapa pun skornya,” kata Manajer PSIR, Sumadi H.S di Rembang, Jawa Tengah, Jumat.

Ia mengatakan, manajemen menyiapkan bonus Rp50 juta jika Laskar Dampo Awang, julukan PSIR, mampu menumbangkan skuad Laskar Antasari, sebutan PS Barito Putra.

“Kami sediakan bonus Rp50 juta bagi tim jika berhasil memenangkan pertandingan besok (27/11),” katanya. Baca lebih lanjut