PSIR Kalahkan PS Barito Putra 1-0

27 Nov

REMBANG – PSIR Rembang berhasil mengalahkan PS Barito Putra, Kalimantan Selatan, dengan skor 1-0 (0-0) dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama 2010/2011 di Stadion Krida Rembang, Sabtu petang.

Gol tuan rumah dicetak oleh striker PSIR, Erpina, pada menit ke-70 memanfaatkan kelengahan pemain belakang PS Barito Putra.

Pertandingan yang dipimpin wasit Rahmat Hidayat dari Yogyakarta tersebut berlangsung keras dan cenderung kasar. Bahkan, usai PSIR unggul, pemain kedua tim beberapa kali bersitegang.

Akibatnya, pada pertandingan yang disaksikan lebih dari 6.000 penonton tersebut, wasit mengeluarkan lima kartu kuning, tiga untuk pemain PSIR dan dua untuk PS Barito Putra. Adapun tiga kartu kuning untuk PSIR dijatuhkan wasit kepada M. Jupri, Erfina, dan Zaenal Abidin. Sementara dua kartu kuning bagi PS Barito Putra dikeluarkan wasit untuk Sugeng Wahyudi dan Guntur Riyadi.
Serangan tim PSIR yang dimotori Cristian Rene Martinez memang beberapa kali mengancam gawang M. Sandi Firmansyah, kiper PS Barito Putra. Namun, lemahnya koordinasi lini depan dan lini tengah PSIR menyebabkan penyelesaian akhir kurang maksimal sehingga hanya satu serangan yang berbuah gol.

Pelatih PSIR Rembang, Soeroso mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. “Meskipun anak-anak masih tampak mengalami ‘demam lapangan’, kemenangan 1-0 pada petang ini (27/11) tetap layak disyukuri,” katanya.

Hanya saja, imbuhnya, pelatih dihadapkan pada persoalan emosi pemain yang masih cukup labil. “Kami juga masih harus mengasah naluri mencetak gol dan memperbaiki koordinasi lini tengah dengan lini depan,” katanya.

Pelatih PS Barito Putra, Salahudin mengatakan penampilan Jufri Samad dan kawan-kawan cukup bagus, meskipun timnya harus menuai kekalahan pertamanya dalam tiga pertandingan terakhir.

“Anak-anak tampil impresif dan sesekali merepotkan barisan pertahanan PSIR. Gol tercipta murni karena kelengahan pemain belakang kami. Padahal, kami sudah pernah katakan ke mereka (pemain), sepak bola butuh konsentrasi penuh,” katanya. Salahudin menyayangkan sikap pengadil lapangan, wasit, yang cenderung kurang obyektif dan lebih memihak kesebelasan tuan rumah.

“Seharusnya beberapa kali ketegangan antarpemain kedua tim tidak perlu terjadi kalau wasit obyektif memimpin pertandingan,” katanya. Bagi PSIR, skor 1-0 atas PS Barito Putra merupakan kemenangan pertama usai kalah dari Persipro Probolinggo (0-1), dan seri (0-0) saat dijamu PS Mojokerto Putra.

Sementara kekalahan PS Barito Putra atas PSIR tersebut, menjadi kekalahan pertama, usai menang 1-0 atas PSS Sleman dan ditahan imbang Persiba Bantul (0-0). [YP]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: