Poles Semua Lini

15 Des

psirREMBANG – Dalam beberapa laga kandang maupun tandang yang telah dilakoni PSIR Rembang di kompetisi Divisi Utama musim ini, salah satu lini yang menjadi sorotan paling tajam adalah lini depan. Belum produktifnya striker asing Orrock Charles dan belum adanya pendamping Orrock yang diharapkan bisa menjadi penutup kelemahan, membuat tim pelatih terus berupaya mencari format yang terbaik bagi barisan ujung tombak.

Meski demikian, evaluasi yang dilakukan tim pelatih tidak hanya menyangkut lini depan. Namun juga termasuk lini tengah maupun lini belakang. Menurut kesimpulan tim pelatih, lini belakang PSIR masih kurang efektif saat mengantisipasi bola-bola atas dari pemain lawan. Padahal, beberapa pemain belakang skuad Laskar Dampo Awang memiliki postur yang bisa dibilang tidak pendek. Sebut saja di antaranya Deny Tarkas, Tasio Backo, M Jupri, dan Agus Budiono.

Hanya saja, didasari pengalaman beberapa gol yang tercipta ke gawang PSIR Rembang, terlepas dari kontroversi atau tidak, hampir sebagian besar merupakan gol dari umpan bola-bola atas. Maka dari itu, dalam rencana menghadapi laga kandang, tim pelatih akan berusaha memperbaiki koordinasi dan komunikasi, terutama di lini depan dan lini belakang.Ditemui di mesnya, pelatih kepala Eddy Simon Badawi mengaku, dalam persiapan menghadapi tiga laga kandang melawan Persiku (11/12), Persiram Raja Ampat (18/12), dan Perseman Manokwari (21/12), pihaknya akan fokus memberikan materi latihan kekompakan koordinasi lini belakang dan finishing gol.

Dua permasalahan itu selama ini dianggapnya menjadi penyebab yang membuat PSIR sulit mengambil poin penuh, baik di kandang maupun di tandang. Menurutnya, khusus untuk finishing, pihaknya akan terus memberikan latihan khusus bagi para pemain depan.

Sementara itu, jeda pertandingan selama beberapa hari sebelum digelarnya laga kandang, juga akan dimaksimalkan untuk mengasah strategi. Apalagi tiga klub yang akan dihadapi selanjutnya merupakan tim yang dianggap bagus oleh Eddy Simon, terutama Persiram Raja Ampat. Diakuinya, Persiram merupakan tim yang berambisi besar lolos ke Liga Super. ”Dilihat dari materi pemain dan pelatih, Persiram memiliki komposisi standar klub Liga Super, bahkan mereka dalam laga tandang melawan PSS Sleman dan PSIM Jogjakarta berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor yang cukup besar,” tegasnya.

Iklan
%d blogger menyukai ini: