Buang Peluang Menang

30 Nov

psirREMBANG – Meski bermain menekan sepanjang pertandingan, PSIR Rembang harus puas berbagi angka 1-1 dengan tamunya PSIM Jogjakarta dalam lanjutan laga Divisi Utama 2009/2010 di Stadion Krida Rembang, kemarin. Kekecewaan kubu PSIR bertambah, setelah satu pemain tengah andalannya, Zaenal Abidin, harus keluar lapangan setelah diganjar dua kartu kuning.

Sebenarnya, dalam laga tersebut kedua tim menampilkan permainan yang cukup memukau di hadapan ribuan pendukung PSIR. Bahkan beberapa kali peluang sempat diciptakan oleh kedua tim. Beberapa kali anak-anak PSIR mendapatkan peluang yang seharusnya bisa diciptakan menjadi gol. Namun, permainan efektif yang diperagakan tim tamu, memaksa PSIR harus bekerja keras untuk membongkar lini pertahanan lawan.
Baru pada menit ke-28, PSIR bisa memimpin lebih dulu. Umpan silang Orrock Charles yang menusuk dari sisi kanan pertahanan lawan, mampu dimanfaatkan oleh striker lokal Rembang, Johan Eka Setiyadi, dan berbuah gol. Skor berubah 1-0 untuk tim tuan rumah.

Setelah gol pertama tercipta, serangan bertubi-tubi dilakukan oleh anak-anak PSIR. Tekanan-tekanan itu memaksa pemain belakang PSIM bekerja ekstrakeras mempertahankan gawangnya.

Melihat anak asuhnya bermain di bawah tekanan, Pelatih PSIM Jefri Yanes mengambil inisiatif untuk menggantikan salah satu pemain belakangnya. Pada menit ke- 33, Dean Fauzi Firdaus masuk menggantikan Tulus Saptianto.

Sejumlah perubahan taktik yang dilakukan PSIM membuahkan hasil. Di menit ke-37, headingstriker PSIM Santoso mampu menjebol gawang PSIR setelah sukses memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan PSIR. Gol tersebut sempat menuai protes karena oleh kubu PSIR dianggap offside. Meski demikian wasit ternyata berpendapat lain dan tetap mengesahkan gol tersebut. Kedudukan 1-1 itu tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pemain PSIR lagi-lagi mengambil inisiatif menyerang. Beberapa peluang sempat tercipta di depan gawang tim tamu. Bahkan di menit ke-57, heading pemain belakang PSIR Tosseo Backo di pojok gawang masih bisa ditepis kiper Agung Prasetyo yang bermain cukup apik.

PSIM yang merasa aman dengan skor 1-1 lebih banyak bertahan dan memanfaatkan serangan balik. Kecepatan pemain mungil Hasan Basri Lohy berkali-kali merepotkan anak-anak PSIR Rembang. Dan di menit ke-64, aksi Basri Lohy melalui serangan balik harus dihentikan dengan cukup keras oleh Zaenal Abidin yang sebelumnya telah mendapatkan kartu kuning. Dari pelanggaran itu, wasit memberikan kartu kuning kedua kepada Zaenal Abidin.Dengan diusirnya Zaenal Abidin, PSIR harus bermain dengan 10 pemain. Namun hal itu tidak menyurutkan anak-anak PSIR Rembang dengan terus berupaya menyerang. Sayang hingga babak kedua usai, skor imbang 1-1 tidak berubah.

Iklan
%d blogger menyukai ini: