PSIR Kalah Dominan

15 Des

SOREANG – Kekalahan telak 2-6 (0-3) PSIR atas Persikab dalam second leg Copa Indonesia, jelas membuat sedih seluruh insan sepak bola Rembang, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, pengurus, hingga pendukung setia PSIR.

Alih-alih membawa pulang hasil seri dan lolos ke babak berikutnya, Dampo Awang justru langsung dihajar Dalem Bandung 0-3 di babak pertama. Di 45 menit kedua, kondisi PSIR tak membaik. Tiga gol kembali bersarang di gawang kiper Dicky Fajar, meski Hadi Surento dkk sempat membalas 2 gol.

Radar Bandung (Jawa Pos Group) melaporkan, sejak kick off dimulai, Dalem Bandung langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka pun berupaya tampil dominan atas tamunya.

Saat pertandingan baru berjalan 17 menit, mereka berhasil mengawali gol lewat kaki striker jangkung Mario Antonio Romero, hasil umpan matang dari gelandang serang Alejandro Tobar.
Empat menit kemudian, gelandang bertahan Cahya Sumirat yang membantu penyerangan, berhasil menyumbangkan gol lewat kaki kanannya, yang melesak ke kanan gawang PSIR.

Tak berhenti sampai di situ, striker Persikab yang memiliki sprint kencang, Tantan, menambah pundi-pundi gol hasil aksi individunya yang  menusuk dari kanan pertahanan PSIR dan memaksa Dicky Fajar memungut bola untuk yang ketiga kalinya. Kedudukan 3-0 untuk keunggulan tim besutan Deni Syamsudin itu bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kubu tuan rumah masih menunjukkan dominasinya. Pada menit ke-62, Romero kembali membobol gawang PSIR. Gol kali ini berawal dari bola mentah di depan gawang PSIR. Romero yang berdiri di dalam kotak 16 meter, tak menyia-nyiakan bola yang mengalir di depannya.

Namun, PSIR tak mau dipermalukan begitu saja oleh tuan rumah. Meski hanya dihuni “skuad darurat”, tim besutan Suroso itu mencoba bangkit dengan meningkatkan serangan ke benteng pertahanan Persikab yang dikawal oleh Nurjati dkk. PSIR akhirnya mempertipis ketertinggalan, melalui gol gelandang serang Evandro Antonio, pada menit ke-72.

Rupanya, kubu tuan rumah belum puas dengan empat gol yang telah mereka koleksi. Mereka kembali menambah golnya melalui Alejandro Tobar. Jenderal lapangan tengah itu mencetak gol kelima untuk Persikab melalui titik putih, pada menit ke-75. Ini setelah wasit Agus Margunaji menilai pemain Persikab Anwarudin dilanggar di dalam kotak penalti PSIR.

Lima menit kemudian, Dalem Bandung menutup pesta golnya melalui pemain pengganti, Ari Supratna. Sementara, pemain pengganti PSIR, Choirul Anam, berhasil menambah gol untuk Laskar Dampo Awang, menjelang pertandingan berakhir tepatnya pada menit ke-89. Skor 6-2 berakhir hingga pertandingan usai untuk kemenangan Persikab.

Kendati menang cukup telak, namun arsitek Persikab Deni Syamsudin tak menunjukkan reaksi berlebihan. Sebab, kemenangan tersebut tidak menjamin ia akan tetap menukangi Persikab hingga akhir putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia.

“Para pemain terlihat sudah menemukan mood permainannya, meski terlihat cukup kelelahan fisik. Tapi, hasil ini tidak menjamin komposisi tim masih tetap pada putaran kedua nanti, temasuk saya sebagai pelatih,” ungkapnya kepada Radar Bandung.

Sementara, pelatih PSIR, Suroso mengakui bahwa tuan rumah tampil lebih bagus. Meski demikian, Suroso tak mau ambil pusing dengan kekalahan tersebut. “Yang penting, para pemain kita tidak ada yang cedera. Karena setelah ini kita  harus fokus menghadapi empat laga sisa di putaran pertama kompetisi Divisi Utama,” tandasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: