Terima Kasih Komding!

4 Des

REMBANG – Keputusan Komisi Banding (Komding) PSSI yang membebaskan PSIR dari hukuman Komisi Disiplin (Komdis), disambut gembira Dampo Awang.

“Alhamdulillah, harapan masyarakat Rembang akhirnya terkabul. PSIR diperkenankan melanjutkan kompetisi,” ungkap Humas PSIR, Sofyan Haryono.

Namun, secara resmi, PSIR belum menerima salinan keputusan komding. Sebab, sampai siang kemarin, belum ada faks yang diterima pihak manajemen. Meski belum ada keputusan resminya, namun kubu tim yang dijuluki Laskar Dampo Awang itu merasa lega.

Lalu, bagaimana soal hukuman para pemain, apakah ikut diringankan? Sofyan belum bisa menjelaskan. Karena keputusan resmi dari komding belum diterima kubu PSIR. Namun, pihaknya berharap, kalaupun ada pemain PSIR yang dihukum, mestinya hukuman itu dibuat seringan-ringannya. Sebab, kalau pemain dihukum seumur hidup, berarti mematikan karier pemain. Padahal selama ini mereka menggantungkan diri sebagai pemain bola.

Selain itu, panitia pelaksana pertandingan juga akan segera bersiap-siap. Persiapan diperlukan untuk mengantisipasi adanya pertandingan yang harus dilaksanakan di Stadion Krida. Namun, panitia pelaksana pertandingan masih menunggu rescheduling dari Badan Liga Indonesia (BLI).

“Panitia pertandingan PSIR pada prinsipnya siap melaksanakan pertandingan di Stadion Krida. Namun, panpel menunggu perubahan jadwal dari BLI,” tambahnya.

Sementara itu, para pemain PSIR kemarin menggelar latihan di Stadion Krida. Baik pagi maupun sore hari. Para pemain yang tidak terkena skorsing umumnya merasa bergembira atas putusan Komding. Namun, pemain yang terkena skorsing, masih berharap-harap cemas.

Pemain yang terkena skorsing seumur hidup dari Komdis adalah Stenly Mamuaya, Tadis Suryanto, Yongki Rantung dan Stevi Kusoi. Sedangkan tiga pemain yang terkena hukuman larangan bermain dua tahun adalah Gerri Mandagi, Stenly Katuuk, dan Michael Orah.

Iklan
%d blogger menyukai ini: