Tak Ada Liburan

25 Okt

REMBANG-Meski laga kedelapan baru akan berlangsung pada 11 November, namun para pemain PSIR tetap diwajibkan menjalani program latihan di Stadion Krida. Tim pelatih mengambil keputusan untuk tidak meliburkan pemain. Cara itu dilakukan agar penampilan tim PSIR makin bagus. Sehingga dalam laga tandang bisa meraih poin.

“Jeda waktu yang lumayan panjang ini, kita manfaatkan untuk menggembleng para pemain. Seluruh pemain kita wajibkan tetap mengikuti program latihan,” ungkap salah seorang asisten pelatih PSIR, Rohmad Pitoyo.

Menurutnya, untuk menghadapi Persibom dan Persigo, tim yang dijuluki Laskar Dampo Awang, itu membutuhkan persiapan matang. Sehingga, PSIR bisa tampil all out saat tandang ke Pulau Sulawesi tersebut. Dengan cara itu, tim kebanggaan wong Rembang itu bisa mencuri poin di kandang lawan.
Latihan difokuskan untuk meningkatkan kualitas permainan tim. Sejumlah kelemahan yang masih terlihat saat menghadapi Perseman Manokwari dan Persebaya Surabaya segera dibenahi. Khususnya lini tengah dan finishing touch. Melalui cara itu, setiap peluang emas yang berhasil dicetak, mampu dimanfaatkan jadi gol.

Pasca Lebaran ini, permainan PSIR menunjukkan tren naik. Selain makin kompak, para pemain juga makin bersemangat untuk memetik kemenangan. Tren naik saat menjamu Persebaya dan Perseman itu diharapkan dapat terus ditingkatkan saat tandang ke Sulawesi nanti.

Selain itu, melalui program latihan tersebut, fisik pemain juga terus dipacu. Sehingga sisa waktu yang ada, diharapkan menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri. Jika fisik prima, teknik makin matang dan strategi yang diterapkan tepat, PSIR diyakini akan mampu mencuri poin dari kandang Persigo dan Persibom.

Iklan
%d blogger menyukai ini: