PSIR Tunggu Dana Hibah

12 Okt
REMBANG- Jelang menjamu Persebaya pada Selasa depan (14/10), PSIR Rembang mendapat kabar gembira. Komisi D DPRD Rembang bakal menyetujui anggaran untuk PSIR dalam APBD perubahan 2008. Namun, sebelum persetujuan diberikan, komisi D memberikan syarat harus ada nota hibah. Tanpa nota hibah, komisi D tidak akan menyetujui pos anggaran KONI sebesar Rp 2 miliar.

Sugeng Ibrohim, anggota komisi D, mengatakan bahwa dewan sebenarnya tidak keberatan meloloskan anggaran Rp 2 miliar tersebut. Tetapi, semua syarat harus dipenuhi oleh pihak eksekutif. Yakni, adanya nota hibah. Dengan adanya nota hibah, penerima dan pemberi hibah akan jelas.

“Kalau di kemudian hari timbul masalah, akan jelas siapa yang harus bertanggung jawab,” terang politikus asal PKB tersebut. Hal senada dikatakan oleh Henry Purwoko, ketua komisi D. Komisi D akan menyetujui anggaran untuk PSIR begitu surat perjanjian hibah dari Pemkab Rembang kepada KONI sudah terealisasi. Jika nanti KONI yang menerima hibah dana Rp 2 miliar, itu berarti KONI-lah yang harus mempertanggungjawabkan dana tersebut. “Komisi D akan menyetujui anggaran tersebut asal memenuhi syarat sebagaimana ketentuan yang berlaku,” jelasnya.Seperti diketahui, masalah dana saat ini melilit PSIR. Salah satu anggaran yang sangat dinanti berasal dari APBD perubahan 2008. Tapi, karena SK Mendagri melarang menggunakan dana APBD untuk membiayai klub profesional, anggaran dana untuk PSIR dilakukan melalui mekanisme hibah.

Namun, prosedurnya ternyata cukup panjang. Sebab, setelah mendapat persetujuan dewan, dana dari pemkab dihibahkan ke KONI. Kemudian, dana dari KONI itu didistribusikan kepada Pengcab PSSI Rembang. Selanjutnya, dana tersebut disalurkan ke PSIR.

Iklan
%d blogger menyukai ini: