Bersiap Hadapi GU

26 Agu

REMBANG-Poin penuh yang diraih PSIR saat menjamu tamunya Persibo di Stadion Krida minggu sore kemarin, menjadi modal untuk menghadapi laga berikutnya. Di mana, bentrok kelima yang akan dilakoni tim kebanggaan wong Rembang adalah menjamu Gresik United (GU). Dengan poin penuh yang diperoleh saat menghadapi Persibo, akan semakin membuat meningkatnya semangat juang di kalangan pemain PSIR, khususnya saat menghadapi GU nanti.

“Ya, harapan saya seperti itu. Pemain akan makin bersemangat untuk menghadapi pertadingan berikutnya,” ungkap Ketua Tim Manajer PSIR, Sumadi Hadi Siswanto.

Menurutnya, berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Badan Liga Indonesia (BLI), pertandingan GU versus PSIR merupakan pertandingan terakhir sebelum menghadapi rehat panjang. Sebab, setelah menghadapi GU, PSIR dan tim lain akan menghadapi libur panjang selama bulan puasa. Tim yang dijuluki Laskar Dampo Awang ini baru akan turun lapangan pada 14 Oktober nanti. Yakni, menjamu Persebaya Surabaya.
Karena itu, bentrok versus GU memiliki makna penting untuk menambah modal menghadapi pertandingan berikutnya. Khususnya menghadapi partai pertandingan versus Persebaya. Agar poin yang tersedia seluruhnya dapat direbut saat menghadapi GU, para pemain diminta untuk memafaatkan waktu dua hari tersisa ini. Yakni, dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Seperti diketahui, saat ini, poin yang dikoleksi PSIR baru delapan. Poin itu diperoleh dari empat kali pertandingan. Yakni, menang 1-0 saat mengadapi Persis Solo pada 7 Agustus dan menang 1-0 saat menghadapi Persibo pada 23 Agustus. Kemudian bermain 1-1 saat menghadapi PSS Sleman pada 11 Agustus, dan brmain 1-1 saat melawan Persiku pada 15 Agustus.

Sedangkan pemain yang sudah mengolek gol adalah Roberto Kwateh dan Miftahul Huda. Dua gol bagi Kwateh diperoleh saat PSIR menghadapi Persis dan Persibo. Sedangkan Huda menyumbangkan saat timnya menjamu PSS dan Persiku.

Saat menghadapi GU nanti, gebrakan Laskar Dampo Awang sangat dinantikan oleh para pendukungnya. Karena itu, Huda, Kwateh, Evandro Antonio, Hans Besler, Suyono, Gerry Mandagi dan Hadi Surento diharapkan bisa memuaskan publik bola di daerah penghasil garam itu.

Iklan
%d blogger menyukai ini: